Industri-industri yang sedang berkembang (baterai kendaraan listrik, kendaraan listrik baru, fotovoltaik, robotika, dan kedirgantaraan) tumbuh pesat dan mendorong meningkatnya permintaan akan aluminium kelas atas.
Sektor properti terus mengalami penurunan tajam, yang menyebabkan penurunan drastis pada permintaan aluminium untuk keperluan konstruksi.
Ekspor aluminium dan produk-produk aluminium turun sekitar 400.000 ton; produksi secara keseluruhan mendekati rekor tertingginya.